AHY Ingin Ketemu Jokowi Usai Moeldoko Gagal Kudeta Demokrat

AHY Ingin Ketemu Jokowi Usai Moeldoko Gagal Kudeta Demokrat

AHY Ingin Ketemu Jokowi Usai Moeldoko Gagal Kudeta Demokrat

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengaku menginginkan lekas berjumpa Presiden Joko Widodo usai AHY menginginkan mengucapkan terima kasih kepada Jokowi.
Pasang Bola
“Kami menginginkan langsung bisa berjumpa dengan Presiden Jokowi untuk bersilaturahmi dan terima kasih,” kata AHY.

Menurutnya, Jokowi udah memasang hukum di dalam posisi tertinggi dan menjawab keadilan yang diminta Partai Demokrat sejauh ini. Diketahui, AHY dulu meminta Presiden Jokowi untuk menolak untuk mengakui kepengurusan Moeldoko lantaran cacat hukum.

“Tentunya sampai saat ini kami tunggu selagi beliau”, kata AHY.

Di peluang yang sama, AHY membantah pihaknya menuding Istana berada di balik manuver Moeldoko serta sejumlah mantan kader Partai Demokrat yang berusaha mengambilalih kepengurusan.

AHY sendiri mengaku tidak dulu menuding Presiden Jokowi atau pemerintah sebagai dalang kisruh kepengurusan Partai Demokrat.

“Sebaliknya, kami mengirim surat baik-baik formal kepada pak Jokowi mempertanyakan kabar yang beredar agar kami tidak menginginkan jadi fitnah,” ungkap AHY.

Diketahui, Partai Demokrat sempat dihadapkan terhadap persoalan kepengurusan selagi sejumlah mantan kader yang udah dipecat menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang terhadap 5 Maret.

Jhoni Allen Marbun sebagai Sekjen dan Marzuki Alie sebagai Ketua Dewan Pembina.

DPP Demokrat pimpinan AHY selanjutnya menegaskan bahwa KLB tersebut ilegal dan inkonstitusional lantaran tidak cocok dengan AD/ART. Seharusnya, KLB diinisiasi DPP atas persetujuan Majelis Tinggi.

Kunjungi Juga : Artikel Seputar Olahraga

Kubu KLB bergeming. Mereka mengajukan pergantian kepengurusan dan AD/ART ke Kemenkumham. Namun, Menkumham Yasonna Laoly menolaknya. Pemerintah masih berpikiran AHY sebagai Ketua Umum Demokrat yang sah.