Anggota DPRD Ditegur Saat Tak Memakai Masker

 

Anggota DPRD Ditegur Saat Tak Memakai Masker – Anggota DPRD Pasaman, Sumatera Barat, Martias berang selagi ditegur petugas check point pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Namun aksi kader Partai Gerindra itu berimbas terhadap sanksi teguran sampai hukuman yang wajib dijalani bersama laksanakan pembagian perlindungan sosial (bansos).

Peristiwa Martias yang sembat berselisih bersama petugas check point itu viral. Rupanya perihal berikut berlangsung di check point perbatasan Kabupaten Pasaman bersama Kabupaten Agam, tepatnya di Salareh Aia Jambatan Masang, Selasa (12/5). Martias menumpang mobilnya yang berjenis Pajero Sport bernomor polisi BA-1240-DA.

Dalam video yang viral, Martias terlihat menolak untuk diperiksa dan sempat marah selagi diingatkan untuk mengenakan masker. Dalam video berdurasi 1 menit 34 detik itu, terdengar Martias berkilah bersama menyebutkan bahwa maskernya hilang di dalam mobil tersebut.

Kita tengah PSBB Pak, menjadi wajib diperiksa. Biasa saja Bapak menjawab, nggak usah begitu. Kami menggerakkan tugas. Taruhan Bola Kalau Bapak wakil rakyat, seharusnya tunjukkan. Jangan kayak gitu,” wejangan petugas berbaju BPBD Agam yang mengaku sebagai penanggung jawab posko check point tersebut.

“Ada masker aku di sini tadi, nggak ketemu lagi,” jawab Martias sambil menunjuk-nunjuk arah di dalam mobilnya.

“Kalau Bapak sopan tadi nggak kaya gini Pak, makanya kami kasih tahu. APB itu untuk keperluan sendiri dan dihidangkan sendiri,” sambung petugas lain yang pakai busana Dinas Perhubungan.

Belum selesai berbicara, Martias sesudah itu berharap sopirnya memacu kendaraan sambil mengacungkan jempol.

Aksi Martias yang berujung viral itu berbuntut teguran dari partainya. Ketua DPC Gerindra Pasaman, Bustomi memastikan tersedia teguran untuk Martias. Ketua DPRD Pasaman itu termasuk memastikan Martias muncul dari Pasaman untuk urusan pribadi.

“Beliau ini urusan pribadi, kami di Pasaman tidak tersedia perjalanan dinas,” kata Bustomi.

Teguran untuk Bustomi tertuang di dalam surat bernomor 01/SP/DPC-Gerindra/Pasaman.05/2020 tertanggal 12 Mei 2020. Teguran itu merupakan instruksi dari Ketua DPD Gerindra Sumbar, Andre Rosiade. Dalam surat itu, DPC Gerindra Pasaman menyebutkan, bahwa Martias udah laksanakan pelanggaran.

Selain tidak sudi menerima wejangan dan wejangan dari petugas check point PSBB untuk mengenakan masker, Martias termasuk diakui mengeluarkan kata-kata kasar kepada petugas, serta tidak mempunyai surat tugas perjalanan dinas.