Beijing Laporkan Nol Kasus Corona COVID-19

Beijing Laporkan Nol Kasus Corona COVID-19 – Beijing, Cina, memberi tahu nihil permasalahan Corona COVID- 19. Ini ialah awal kalinya semenjak klaster terkini virus itu timbul lagi, Juni kemudian.

Semacam dikenal, pada Juni 2020, klaster terkini penjangkitan Virus Corona timbul di bunda kota dari Negara Gorden Bambu itu, yang menjadikannya kebingungan hendak kedatangan gelombang kedua.

Komisi kesehatan Beijing melaporkan kalau mereka cuma mengetahui satu permasalahan tanpa pertanda pada hari tadinya, 6 Juli. Permasalahan itu dibilang tidak tercantum dalam hitungan peradangan yang dikonfirmasi.

Sedangkan buat pemicu wabah terkini di Beijing, sedang diselidiki oleh daulat Cina.

Virus corona ini mulanya ditemukan pada talenan yang dipakai buat memotong ikan salmon memasukkan di pasar Xinfadi. Perihal itu mengakibatkan kekangan memasukkan kepada benda khusus, tercantum tingkatkan pengawasan kepada agen santapan asing.

Uji 11 Juta Orang

Tetapi semenjak 11 Juni, Penguasa Beijing sudah memandu lebih dari 11 juta orang ataupun separuh populasinya buat Corona COVID- 19, bagi statment para administratur dalam rapat pers.

Pengetesan yang difasilitasi buat masyarakat dicoba tiap hari, dengan keseluruhan ribuan ilustrasi dalam satu hari.

Lockdown Melonggar

Aparat keamanan menggunakan masker dikala berjalan di Jalur Qianmen, Beijing, Cina, 16 Februari 2020. Sampai Kamis( 12 atau 3 atau 2020) pagi, jumlah permasalahan virus corona COVID- 19 di Cina sebesar 80. 921 orang terkena, 3. 046 tewas, serta lebih dari 50. 000 membaik.

Pemberlakuan lockdown di Beijing dikabarkan sudah melonggar. Biarpun begitu, banyak orang yang bermukim di daerah- daerah kota yang dikira” beresiko kecil” saat ini bisa kembali berjalan.

Ahli ucapan Beijing, Xu Hejian, berkata kalau orang yang di karantina yang sebesar lebih dari 5. 000, sebab mempunyai ikatan dengan pasar Xinfadi, hendak dipulangkan pada gelombang awal.

Walaupun itu, penguasa kota senantiasa membagikan peringatannya buat tidak kilat berpuas diri.

Delegasi Ketua Pusat Pengaturan Penyakit Kota Beijing, Pang Xinghuo, berkata walaupun terdapatnya” Nihil jumlah permasalahan bukan berarti resikonya pula nihil”.

Tidak hanya itu, beliau pula mengingatkan kalau pihak berhak” tidak bisa melepaskan mungkin permasalahan terkini yang ditularkan di dalam negara seminggu ke depan,” dengan sedang terdapatnya 31 penderita tanpa pertanda yang terletak dalam karantina.

Lumayan Berhasil

Saat sebelum klaster terkini Virus Corona COVID- 19 di Beijing ditemukan bulan kemudian, Cina sesungguhnya sudah dikira lumayan sukses dalam mengatur wabah.

Tetapi semenjak kedatangan klaster terkini itu, penguasa Negara Gorden Bambu itu langsung meresmikan karantina pada nyaris separuh juta orang di Provinsi Hebei.