Belitung Masih Ada Harapan Raih UNESCO Global Geopark

 

Tubuh Pengelola Geopark Belitong hendak mengirimkan progress report pada Komisi Nasional Indonesia buat UNESCO( KNIU) bagaikan usaha mencapai status UNESCO Garis besar Geopark( UGGp) 2021. Dikala ini posisi Geopark Belitong dalam era penangguhan( deferred) dengan batas waktu durasi maksimum 2 tahun.” Usulan Geopark Belitong buat jadi badan UGGp sah diklaim dalam status” deferred” ataupun” ditangguhkan”.” Perihal ini berarti, Geopark Belitong diberi peluang maksimum sepanjang 2 tahun ke depan buat bisa mengantarkan” progress report”,” tutur Kepala BP Geopark Belitong, Yuspian, dalam penjelasan tercatat, Minggu( 12 atau 7 atau 2020). Baca pula: Tidak Sukses Capai UNESCO Garis besar Geopark, Belitung Berambisi Dorongan Kebijaksanaan Semata- mata data, Session of the Executive Board- UNESCO memilah 3 hasil dalam evaluasi, yakkni diperoleh, ditangguhkan serta ditolak. Untuk yang berkedudukan ditolak, wajib dicoba pengusulan balik, serupa semacam usulan terkini serta wajib lewat jenjang evaluasi dari dini, mulai dari penyampaian ide terkini( aplikasi dossier). Yuspian mengatakan, penyampaian progress report cocok saran yang di informasikan, tanpa wajib mengajukan usulan balik dossier ataupun penilaian alun- alun oleh evaluator atau assessor.” Saran yang dimohon merupakan uraian deliniasi denah area Geopark Belitong, yang tadinya luang diklaim belum penuhi bentuk serta persyaratan begitu juga Statuta UGGp,” tutur Yuspian.