DPR Buka Opsi Bahas RUU Pemilu Tanpa Revisi UU Pilkada

DPR Buka Opsi Bahas RUU Pemilu Tanpa Revisi UU Pilkada

DPR Buka Opsi Bahas RUU Pemilu Tanpa Revisi UU Pilkada

Wakil Ketua Komisi II DPR Fraksi NasDem, Saan Mustopa menunjukkan bahwa usulan melanjutkan pembahasan Rancangan Undang-undang Pemilihan Umum (RUU Pemilu) tanpa merevisi UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada akan dibahas di rapat Badan Musyawarah DPR RI.
Bandar Taruhan
Ia menjelaskan Komisi II telah memastikan untuk tidak melanjutkan pembahasan RUU Pemilu dan menyerahkan cara untuk menindaklanjutinya ke pimpinan DPR RI.

“[Soal usul bahas RUU Pemilu tanpa revisi UU Pilkada] nanti kita lihat, Komisi II cuma menggerakkan penugasan Bamus, kita lihat di Bamus sikap masing-masing fraksinya,” kata Saan kepada CNNIndonesia.com, Selasa (23/2).

Namun, ia menegaskan, sikap Fraksi NasDem tetap tetap menampik melanjutkan pembahasan RUU Pemilu sampai selagi ini. Saan pun mengingatkan bahwa revisi UU Pemilu dan UU Pilkada terintegrasi didalam draf RUU Pemilu yang telah disusun.

Dengan demikian, draf RUU Pemilu harus dirombak secara menyeluruh jika pembahasan RUU Pemilu tetap senang dilanjutkan tanpa merevisi UU Pilkada.

Bahkan, lanjutnya, Komisi II DPR harus membentuk kembali panitia kerja (panja) untuk menyusun RUU Pemilu yang tidak berkaitan bersama dengan revisi UU Pilkada.

“Harus dirombak seluruh draf yang telah di situ, dikarenakan di situ atur pilkada. Panja juga harus disusun ulang. Kita lihat berasal dari hasil Bamus nanti yang akan diagendakan pimpinan DPR,” ujar Saan.

Kunjungi Juga : Artikel Seputar Olahraga

Sebelumnya, PKB dan PDIP mendorong sehingga pembahasan RUU Pemilu dilanjutkan tanpa merevisi UU Pilkada.

Wakil Ketua Komisi II DPR berasal dari Fraksi PKB Luqman Hakim menjelaskan pembahasan RUU Pemilu bisa ditunaikan untuk membahas sejumlah poin seperti ambang batas parlemen dan ambang batas pencalonan presiden.