Kaesang Dapat Sindiran Pedas 2020

Kaesang Dapat Sindiran Pedas 2020

Foto yang menyatakan seekor komodo menghadang truk beredar di dunia maya dan langsung mendapat perhatian publik. Kendaraan berat itu berada di Pulau Komodo karena di daerah itu bakal dibangun kawasan wisata yang disebut bersama dengan proyek Jurassic Park.

Sejumlah orang mengungkapkan ketidaksetujuannya terhadap pembangunan sarana wisata tersebut. Pulau Rinca yang berada di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur memang masuk didalam kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) yang ditetapkan oleh Presiden RI Joko Widodo.

Pulau Rinca merupakan keliru satu berasal dari tiga pulau yang masuk taman Nasional Komodo yang merupakan habitat asli berasal dari satwa liar yang dilindungi itu, dua lainnya Pulau Padar dan Pulau Komodo.
Advertisement

Atas perihal tersebut, Bintang Emon, komika yang begitu vokal bersama dengan beberapa isu yang ramai, melancarkan sindirian. Ia menyebut pembangunan itu hanya bakal beruntung pihan investor.

Dia juga mengkritik terdapatnya privatisasi daerah wisata yang bakal semakin meminggirkan penduduk lokal dan menjadikan mereka sebagai pekerja kasar.

Dalam kicauannya di Twitter, Bintang Emon menuliskan, “Ambil aja bos semuanya. Duitin semuanya. Kalimantan sawitin semuanya, buat kaya yang punyai duit.”

“Pulau Komodo buat bangunan yang bakal buat kayak investor yang nggak menyadari orang mana tuh. Orang lokalnya biarin dapet duwit berasal dari kerja kasar aja. Ayo kerja, kerja, kerja,” sambung dia lagi.

Atas sindiran satirnya itu, Bintang Emon pun memperoleh respons begitu banyak ragam berasal dari warganet. Tidak sedikit pula yang menyerangnya.

Ia pun ulang berkicau menanggapi respons warganet. Sembari menanggapi, ia menyindir seorang anak yang dipaksa untuk terjun ke politik oleh orang tuanya.

“Lah mending gua hanya ngomongin. Noh anak lu, dipaksain banget masuk politik,” ujar dia didalam kicauan lainnya.

Bintang Emon menjadi tidak takut bersuara meski ada UU ITE yang dapat menjerat siapa saja. Menurutnya ada celah supaya terhindar berasal dari jerat hukum pas mengkritik suatu hal di Indonesia.

“Jangan takut tapi mesti hati-hati karena di situ ada UU ITE. Nah, kalo sudi aman berasal dari UU ITE jangan sebut nama, jangan sebut instansi, jangan tampilin visual, jangan bersuara, ya emang itu sih yang paling brcanda, Indonesia kan negaranya demokrasi. Kebebasan berbicara kami kan dijamin lo, aman, bene,” tuturnya.

Sejak 2019, Presiden Joko Widodo mengemukakan permohonan untuk menata keseluruhan kawasan zona penggunaan di Pulau Rinca, yakni untuk memfasilitasi dan tingkatkan pariwisata dan penelitian di Loh Buaya, 1 berasal dari 45 Loh (sarang komodo) yang ada di Pulau Rinca.
Dalam prosesnya, pemerintah berencana membangun kawasan itu bersama dengan tema Jurassic Park. Penataan jadi Jurassic Park Pulau Rinca itu dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Lewat Direktorat Cipta Karya KemenPUPR merilis desain akhir Pulau Rinca.

Disebutkan pembangunan di Pulau Rinca yang bakal disulap ala Jurassic Park itu terhadap daerah Loh Buaya. Di daerah itu dibangun Tourism Information Center seluas 4.000 meter persegi. Bangunan ini terintegrasi bersama dengan elevated deck, kantor resort, guest house, dan kafetaria.

Pembangunan Pulau Rinca direncanakan selesai lebih kurang bulan Maret tahun depan. Pemerintah sudah buat persiapan dana sebesar Rp 902,47 miliar didalam anggaran 2020 untuk mengerjakan 43 paket kesibukan infrastruktur di KSPN Labuan Bajo.