Kemenhub Selidiki Khasus Yang Ada di Riau

Kemenhub Selidiki Khasus Yang Ada di Riau

Kemenhub Selidiki Khasus Yang Ada di Riau – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan lewat Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjung Balai Karimun melaksanakan pemeriksaan awal atas kandasnya kapal MV. Sharaz berbendera Iran dan KM. Samudera Sakti I berbendera Indonesia di perairan Batu Berhenti Pulau Sambu Kepulauan Riau.

Sebelumnya KSOP Tanjung Balai Karimun termasuk udah melaksanakan survei untuk melaksanakan pemeriksaan awal, pengumpulan data/dokumen, dan keterangan sebagai penyebab perihal terhadap peristiwa kandasnya ke dua kapal tersebut.

“Dapat kami sampaikan bahwa dari ke dua perihal kandasnya kapal MV. Sharaz dan kapal KM. Samudera Sakti I di Perairan Batu Berhenti Pulau Sambu tidak mengundang korban, baik korban luka-luka maupun korban jiwa,” ujar Kepala KSOP Tanjung Balai Karimun Capt. Barlet Silalahi, di dalam keterangan tertulis, Rabu (13/5/2020). Taruhan Bola

Hal itu ia sampaikan selagi mengungkap hasil laporan pemeriksaan awal terhadap perihal berikut di Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau. Sebelumnya, Kemenhub mengerahkan 3 (tiga) kapal patroli, antara lain KN. 366 dari KSOP Tanjung Balai Karimun cq. Wilayah Kerja Pulau Sambu, KN. Kalimashada – P.115 dan KN. Sarotama – P.112 dari Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PPLP) Kelas II Tanjung Uban untuk mengevakuasi dan melaksanakan pengawasan keselamatan pelayaran di lokasi musibah tersebut.

Barlet mengatakan bahwa kapal MV. Shahraz udah mengalami kebocoran dan terlihat perubahan susunan kapal. “Kapal terlihat bengkok atau hogging. Sedangkan untuk Kapal KM. Samudera Sakti I tidak terlihat secara visual ada atau tidaknya kerusakan,” ungkap Barlet.

Lebih lanjut, Barlet mengatakan bahwa terhadap hari Senin (11/5) lalu pukul 23.00 WIB, KM. Samudera Sakti I udah sukses terapung kembali.

“Kapal KM. Samudera Sakti I udah sukses berlabuh di perairan yang aman di perairan Batam,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Keselamatan Berlayar Patroli dan Penjagaan Capt. Herbert Marpaung mengungkap bahwa pihaknya konsisten melaksanakan koordinasi bersama UPT di lingkungan Ditjen Perhubungan Laut dan lembaga lainnya untuk memastikan keselamatan pelayaran di perairan sekitarnya.

“Kami termasuk konsisten berupaya untuk mengkoordinasikan upaya-upaya salvage, pengapungan dan pencegahan pencemaran, dan juga melaksanakan pengawasan terhadap suasana kapal,” ujar Herbert.

Herbert mengatakan bahwa survei pemeriksaan awal yang dipimpin segera oleh Kepala KSOP Tanjung Balai Karimun pastinya lewat proses pemeriksaan ketat dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).

“Seluruh personil KSOP Tanjung Balai Karimun sebelum saat naik ke atas ke dua kapal berikut udah lewat pemeriksaan kesegaran di dalam rangka antisipasi pencegahan penyebaran COVID-19 yang dikerjakan oleh KKP,” pungkas Herbert.