Mencengangkan, Presiden Jokowi Siapkan Generasi Pemimpin Milenia

Mencengangkan, Presiden Jokowi Siapkan Generasi Pemimpin Milenia

Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin menyebut Joko Widodo (Jokowi) dapat menyiapkan generasi pemimpin baru dalam kabinet pemerintahan periode kedua. Kalangan muda?

Mencengangkan, Presiden Jokowi Siapkan Generasi Pemimpin Milenia

“Presiden Jokowi itu kan menyiapkan diri untuk periode yang kedua. Dengan begitu, maka banyak orang kudu memahami apa yang tengah Beliau laksanakan adalah bagian berasal dari langkah beliau dalam menyiapkan pemimpin-pemimpin baru bagi Indonesia,” kata Ngabalin kepada wartawan di kawasan Senayan, Sabtu (6/7/2019).

Ngabalin berkata mengenai generasi baru ini bersama mengaitkan narasi yang dulu digunakan Jokowi berkaitan menteri muda. Namun urusan umur menteri, bagi Ngabalin tak kudu dipertentangkan.

“Sebenarnya, umur muda, umur tua, milenial atau orang tua itu tidak kudu menjadi pembahasan yang serius, tidak kudu menjadi dikotomi. Bahwa beberapa diksi dan narasi yang dipakai presiden berkaitan bersama sejumlah menteri-menteri muda, layaknya beliau menyatakan pada 20-an dan sekian itu, itu adalah bagian daripada ekspresi yang, gerakan cepat yang tetap dilakukan oleh Presiden Joko Widodo,” tutur dia.

Terkait bersama urusan kabinet pemerintahan 2019-2024, Wapres terpilih Ma’ruf Amin dulu berkata mengenai peluang proporsi menteri untuk kabinet berasal dari beragam latar belakang.

“(Peluang menteri) berasal dari banyak pihaklah. Termasuk NU, terhitung yang lain-lain. Tentu sepenuhnya mungkin. Tapi itu hak prerogatif presiden,” kata Ma’ruf Amin, Kamis (4/7).

Ma’ruf mengatakan kabinet baru dapat dibahas terhadap pertengahan Juli.Taruhan Bola Dia belum memahami siapa saja yang dapat ditunjuk Jokowi.

“Beliau (Jokowi) terhitung bilang Juli baru nanti tersedia pembicaraan-pembicaraan. Yang tentu kan tentu tersedia berasal dari pihak partai koalisi, berasal dari profesional, kira-kira begitu. Jumlahnya belum, bahkan orangnya. Orangnya jadi belum,” ujar Ma’ruf