Partai Pendukung Jokowi – Ma’ruf Mempersiapkan Untuk Menggelar Suksesi Kepemimpinan Parpol.

Partai Pendukung Jokowi – Ma’ruf Mempersiapkan Untuk Menggelar Suksesi Kepemimpinan Parpol.

Partai – partai pendukung Jokowi – Ma’ruf Amin sedang mempersiapkan diri untuk menggelar suksesi kepemimpinan parpol. Mereka tampaknya akan lakukan penentuan ketua lazim secara serempak.

Partai Pendukung Jokowi – Ma’ruf Mempersiapkan Untuk Menggelar Suksesi Kepemimpinan Parpol.

Ada partai yang sudah mengambil keputusan jadwal kongres maupun munas, tetapi tetap ada partai yang belum memastikan kapan musyawarah tertinggi itu digelar. Selain PDI Perjuangan dan PKB yang akan melangsungkan suksesi pada Agustus mendatang, Partai Nasdem terhitung akan lakukan hajatan yang sama.

Sesuai jadwal yang sudah ditetapkan, PDIP akan menggelar Kongres V di Bali pada 8-10 Agustus, dan PKB akan mengadakan muktamar pada 20 Agustus di Bali. Sedangkan Partai Nasdem akan lakukan kongres pada November mendatang.

“Kongres kedua akan dijalankan awal November 2019,” terang Sekjen Partai Nasdem Johnny G Plate. Menurut Plate, selain kongres, pihaknya terhitung akan lakukan persiapan untuk menyambut kembali tahun Partai Nasdem yang kedelapan.

Terkait bersama dengan calon ketua umum, kata anggota DPR RI itu, pihaknya tetap mendengar pendapat dan pandangan dari pengurus daerah di seluruh indonesia. Menurut dia, keluarga besar Nasdem mengapresiasi yang tinggi pada leadership Ketum Partai Nasdem Surya Paloh yang sudah memimpin partai berikut bersama dengan amat luar biasa selama lima tahun.

Plate menyatakan, keberhasilan memenangkan pilpres dan pileg tidak lepas dari kepiawaian Ketum Surya Paloh yang dapat dukungan secara solid oleh seluruh jajaran DPP Nasdem dan pimpinan daerah.

“Kami mengetahui harapan psikologis politik mayoritas kader kepada Bang Surya Paloh untuk kemajuan Nasdem di dalam peran politik kebangsaan dan mengawal pemerintahan untuk kemajuan negara,” ucap dia.

Anggota Dewan Pakar Partai Nasdem Taufiqulhadi mengatakan, dirinya belum mengetahui secara tentu siapa yang akan maju menjadi calon ketum Partai Nasdem. Yang jelas, kata dia, secara privat ia meminta Surya Paloh bersedia kembali memimpin Nasdem.

Menurut dia, Bos Media Grup itu dinilai berhasil memimpin partai. Buktinya perolehan suara dan kursi naik tajam dibanding pemilu sebelumnya. “Ini pandangan politik privat saya,” ungkapnya.

Selain Partai Nasdem, PPP terhitung bersiap lakukan suksesi. Waketum PPP Arwani Thomafi mengatakan, partainya akan menggelar musyawarah kerja nasional (Mukernas) pada 19 – 20 Juli mendatang di Banten. Para kiai, pengurus DPP, dan pengurus DPW PPPP akan diundang di dalam acara tersebut.

Mukernas itu akan dimanfaatkan untuk membahas evaluasi pemilu dan persiapan muktamar. Menurut Arwani, kepastian muktamar akan diputuskan di dalam pertemuan tersebut. Jika mayoritas peserta mukernas dambakan muktamar, maka partainya akan segera lakukan rapat tertinggi itu.

“Segala kemungkinan sanggup berjalan tergantung kesepakatan mukernas,” tuturnya selagi dihubungi Jawa Pos.

Wasekjen PDIP Eriko Sotarduga mengatakan, suksesi yang dijalankan partai koalisi Jokowi amat baik. Menurut dia, tantangan ke depan amat berat. Tahun depan akan digelar pilkada di 270 daerah. Jadi, percepatan kongres, muktamar, maupun munas sudah tepat.

Hal itu yang menjadi keliru satu alasan PDIP mempercepat Kongres V di Bali nanti. Jika kongres tidak dijalankan tahun ini, maka partainya sanggup keteteran mempersiapkan pilkada pada tahun mendatang. Menurut dia, menjaring dan mempersiapkan calon kelapa daerah tidak lah mudah.

Sementara itu, Partai Golkar terhitung akan lakukan suksesi. Ketua DPP Golkar Bidang Informasi dan Penggalangan Opini Tubagus Ace Hasan Syadzily menegaskan rapimnas akan digelar akhir 2019. “Kepastian selagi ditentukan di dalam rapat pleno,” kata Ace.

Terkait kepastian selagi pihaknya meminta publik bersabar. Alasannya tetap ada sejumlah agenda nasional yang mesti diselesaikan. Salah satunya penetapan dan pelantikan DPR RI dan DPRD kabupaten/kota.

“Jadi sabar saja,” tambahnya. Sejumlah calon ketua lazim sebetulnya sudah menjadi muncul. Menutut Ace, mereka adalah kader-kader terbaik Golkar.

Imbauan yang mirip terhitung disampaikan Dewan Pembina (Wanbin) Partai Golkar. Ada 6 poin yang disampaikan di dalam petunjuk itu. Salah satunya mendesak DPP untuk segera menggelar rapat pleno penentuan selagi pelaksanaan rapimnas. “Rapimnas adalah momentum untuk mengembalikan kejayaan Partai Golkar,” papar Ketua Dewan Pembina Golkar Aburizal Bakrie.

Terkait sosok calon ketua umum, sejauh ini baru dua figur yang muncul. Yaitu Airlangga Hartarto yang kini menjabat ketua lazim Golkar dan Ketua DPR Bambang Soesatyo.

Keduanya kini terus menggalang bantuan dari DPD provinsi dan kabupaten/kota. Siang kemarin, misalnya. Bambang Soesatyo menerima bantuan dari sejumlah DPD kabuapten di Jawa Tengah (Jateng).

Di antaranya DPD Golkar Kendal, DPD Golkar Pati dan DPD Golkar Blora.Taruhan Bola Selain itu, Bamsoet terhitung menerima bantuan dari DPD Provinsi Papua Barat. “Masih banyak daerah yang akan memberi dukungan,” papar Bamsoet.

Suksesi Parpol Koalisi Jokowi

PDIP
– Kongres
Waktu – 8-10 Agustus 2019 di Bali
Calon – Megawati Soekarnoputri

PKB
Muktamar
Waktu – 20 Agustus 2019 di Bali

Calon – Muhaimin Iskandar

Partai Nasdem
– Kongres
Waktu – Awal Nopember 2019
Calon – Belum ada

PPP
– Muktamar
Waktu – Akan diputuskan di dalam mukernas 19-20 Juli 2019
Calon – Belum ada

Partai Golkar
– Munas
Waktu – Akhir 2019
Calon – Airlangga Hartarto dan Bambang Soesatyo