PDI P Mempersilahkan Partai Politik Pendukung Prabowo Isi Kursi MPR RI

PDI P Mempersilahkan Partai Politik Pendukung Prabowo Isi Kursi MPR RI

PDI Perjuangan mempersilahkan kader partai politik pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno didalam Pemilu 2019, isikan kursi pimpinan MPR RI periode mendatang. Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Ahmad Basarah mengatakan, meski demikian, wajib ada musyawarah dan mufakat lebih-lebih dahulu sebelum saat menuju ke arah sana.

PDI P Mempersilahkan Partai Politik Pendukung Prabowo Isi Kursi MPR RI

“Ya pasti saja barangkali musyawarah mufakat ke sana (kursi pimpinan untuk partai pendukung Prabowo-Sandiaga) terbuka,” kata Basarah sementara ditemui di Kompleks Parlemen,Bandar Bola Senayan, Jakarta, Kamis (18/7/2019).Dengan demikian, proses penentuan pimpinan MPR dilakukan bersama musyawarah mufakat, bukan bersama pemungutan suara.

“Pimpinan-pimpinan partai Politik dan fraksi sanggup segera melaksanakan lobi lobi, musyawarah untuk sesudah itu nanti Paripurna MPR untuk menentukan pimpinan MPR baru sanggup dilakukan secara musyawarah mufakat bukan bersama langkah voting,” pungkas Basarah.

Basarah melanjutkan, terhadap prinsipnya, formasi pimpinan MPR sanggup diwakili oleh seluruh partai politik di parlemen, tanpa terkecuali. Sehingga, didalam perihal itu tidak ada kembali pengelompokan partai berdasarkan arah politiknya. Misalnya layaknya yang terjadi di parlemen sesudah Pemilu 2014 selesai, di mana ada keterbelahan yang kuat pada Koalisi Indonesia Kerja (KIK) sebagai pendukung pemerintah dan Koalisi Indonesia Adil dan Makmur sebagai oposisi.

“Sehingga tidak ada kembali blok KIK atau blok Koalisi Indonesia Adil dan Makmur. Semua diharapkan melebur didalam komposisi itu. Sehingga pimpinan MPR sanggup mewarnai spektrum politik nasional dan mereka sanggup menjadi representasi persatuan Indonesia,” ujar dia.

Selain itu, PDI Perjuangan termasuk mendorong lima pimpinan MPR periode 2019-2024 sanggup mewakili kekuatan politik di MPR dan DPD RI. “Harapan saya secara spesial lima orang kepemimpinan MPR mendatang wajib mewakili spektrum kekuatan politik di MPR termasuk berasal dari unsur DPD RI,” kata dia.