Rekomendasi PDIP Dalam Rakernas I

Rekomendasi PDIP Dalam Rakernas I

Rekomendasi PDIP Dalam Rakernas I

PDIP telah memblokir proses Rapat Kerja Nasional I yang dilangsungkan dari 10-12 Januari 2020. Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyerahkan arahan secara tertutup untuk semua kadernya.

“Rapat Kerja Nasional yang kesatu telah diblokir oleh ibu Megawati Sukarnoputri. Semua dalam satu semangat, satu solidaritas, satu soliditas yang bergerak guna Indonesia raya. Dan diblokir dengan penegasan dari Ibu Ketua Umum bagaimana partai mesti semakin berdisiplin, partai memperlihatkan wajah ideal partai di tengah rakyat, partai tidak pernah mengenal lelah saat membela rakyat,” kata Hasto di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Minggu (12/1/2020).

Dia menuturkan, terdapat 9 rekomendasi yang sudah disepakati. Mencakup bagaimana komitmen PDIP di dalam membumikan ideologi Pancasila, mengawal NKRI, Kebhinekaan, dan pun bagaimana bergotong-royong.

“Dan pun rekomendasi bersangkutan sokongan PDIP terhadap kepandaian yang begitu tegas dari Presiden Jokowi di dalam mengawal kedaulatan wilayah, kedaulatan teritorial, dan kedaulatan ekonomi kita,” jelas Hasto.

Dia pun menyampaikan terima kasih untuk semua pihak, lantaran pameran rempah yang dilaksanakan partainya ditemui masyarakat.

“Bahkan di luar dugaan, pameran menemukan perhatian yang besar dari publik. Begitu tidak sedikit anak-anak muda, anak-anak SMA, SMK yang datang dan menyaksikan sebuah keganjilan nusantara kita. Sebuah keganjilan yang mencerminkan sekiranya anda berani menempuh jalan mandiri melalui penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi,” kata Sekjen PDIP ini.

Berikut 9 rekomendasi PDIP:

1). Rakernas I PDI Perjuangan 2020 menyokong sepenuhnya sikap tegas pemerintahan Jokowi-KH Ma’ruf Amin di dalam upaya mengawal eksistensi, kebesaran dan kedaulatan teritorial dan kedaulatan ekonomi Negara Kesatuan Republik Indonesia dari sekian banyak tindakan pihak manapun, tergolong kepentingan asing.

2). Rakernas I PDI Perjuangan 2020 merekomendasikan untuk DPP PDI Perjuangan guna menyusun tahapan politik strategis guna merangkai haluan pembangunan nasional melewati strategi industri hulu-hilir berbasis penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan mendorong penelitian dan inovasi.

Haluan Pembangunan Nasional yang dirancang itu adalahjalan kemakmuran yang bertumpu pada penambahan kualitas sumber daya insan Indonesia supaya menjadi insan Indonesia dengan motivasi berdikari.

3). Rakernas I PDI Perjuangan 2020 menjadikan semua keaneka ragaman pangan, bumbu-bumbuan, rempah, dan semua kekayaan hayati, serta apa yang terdapat di dalam bumi, air, laut dan kekayaan alam yang terdapat di dalamnya sebagai sumber kemakmuran Indonesia mandiri melalui penelitian dan inovasi.

4). Rakernas I PDI Perjuangan 2020 memberikan sokongan sepenuhnya terhadap tugas pokok dan faedah Badan Riset dan Inovasi Nasional dengan mengambil konsentrasi pada pekerjaan riset dan inovasi terhadap flora, fauna, manusia, dan teknologi.

Hal ini sejalan dengan amanat UU No. 11 Tahun 2019 yang sudah mematrikan penelitian sebagai di antara kunci kedaulatan, tergolong dalam bidang pertahanan dan keamanan. Riset yang berdaulat adalahhal mendasar dalam menjalankan roda pembangunan mengarah ke negara industri maju, sebuah negara yang dapat berdiri diatas kaki sendiri.

5). Rakernas I PDI Perjuangan 2020 merekomendasikan untuk DPP Partai dan Fraksi DPR RI PDI Perjuangan guna memperjuangan evolusi UU Pemilu untuk membalikkan Pemilu Indonesia kembali memakai sistem proporsional susunan tertutup, penambahan ambang batas parlemen sekurang-kurangnya 5%, pemberlakuan ambang batas parlemen secara berjenjang (5% DPR RI, 4% DPRD Provinsi dan 3% DPRD Kabupaten/Kota).

Kemudian, evolusi district magnitude (3-10 Kursi guna DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota dan 3-8 Kursi guna DPR RI) serta memoderasi konversi suara menjadi kursi dengan Sainte Lague Modifikasi dalam rangka mewujudkan Presidensialisme dan Pemerintahan efektif, penguatan serta penyedederhaan sistem kepartaian serta membuat pemilu murah.

6). Rakernas I PDI Perjuangan 2020 menegaskan bahwa pilkada serentak 2020 adalahmomentum untuk memerkuat mekanisme kelembagaan kepartaian di dalam menyiapkan pemimpin. Seluruh calon kepala wilayah dan wakil kepala wilayah yang diangkat oleh PDI Perjuangan mesti menjalankan visi tujuan yang diciptakan DPP PDI Perjuangan. Seluruh calon wajib mengekor Sekolah Partai dan menjalankan strategi pemenangan menurut motivasi gotong royong.

7). Rakernas I PDI Perjuangan 2020 menegaskan bahwa Partai akan berjuang secara betul-betul meyakinkan kemenangan dalam Pilkada serentak Tahun 2020 di sekurang-kurangnya 60% Kabupaten/Kota dan Provinsi se Indonesia dalam rangka mewujudkan pemerintahan wilayah yang pro wong cilik, pro poor-budget (APBD guna Rakyat) sekaligus sebagai pijakan politik urgen partai mengarah ke kemenangan PDI Perjuangan dalam Pemilu 2024.

8). Rakernas I PDI Perjuangan 2020 menegaskan komitmen PDI Perjuangan guna memelopori kepandaian pembangunan nasional yang menanam keberpihakan terhadap lingkungan hidup. Melindungi, mengasuh dan mengembangkan kelestarian lingkungan dalam ekuilibrium dengan semua alam raya mesti dijalankan dalam seluruh kepandaian Partai.

Berkaitan dengan urusan tersebut, maka Tiga Pilar Partai mesti mendorong kepandaian tata ruang, gerakan penghijauan, gerakan mengamankan sumber-sumber mata air, dan menjadikan sungai sebagai halaman depan guna mengayomi seluruh wilayah wilayah aliran sungai tersebut. Seluruh Tiga Pilar Partai mesti mendorong gerakan mengawal lingkungan hidup yang bersih dan sehat dengan kesadaran untuk menciptakan pemisahan sampah lokasi tinggal tangga guna menolong proses pengolahan limbah yang dapat diperbarui dan yang tidak dapat diperbarui.

9). Rakernas I PDI Perjuangan menegaskan komitmennya untuk menyokong terhadap BNPB, BNPP, BMKG, HIV-AIDS, BNN, BPOM, dan HAKI.